Thursday, July 15, 2010

wajah kesayangan hamba yang bahagia...



My mom doesn't likes to be captured when she is not ready. Ya, often that she told us to delete her pics in our camera especially when it looks not like it supposed to look to her standard.
To us, it's just a candid.

Emak kata gambar dia selalu berwajah seperti kesakitan. Memang emak selalu menahan sakit, dan ia terekspresi di wajahnya. Atau jika dia tidak berpakaian kemas (bertudung dan beraksi sopan), janganlah menunjukkan kamera.

This pic was taken during my sister wedding day. Look at her smile.
I knew she was happy, btw the guest in this pic is her best friend's daughter and hubby. That is double happiness and surrounded by people she loves most.

Ok, that was March 2009.

Now, June 2010.




Kalau wajah kesayangan hamba ini tahu yang gambar ini dipublish di blog, tentu dia akan kata
'delete..delete, mak tak suka.." and sort.

But this smile, I can't get it anywhere.

I have been through many one fine morning in my life, but this one fine morning is different.
Emak has grandson on her arm, and she was so fine when I snapped this photo. Kan sangat natural - baju t UDM (anak dia yang kelima perna belajar kat UDM) dan anak tudung yang senget dan rumah yang sepah pagi2?

Ini ekspresi bahagia. Dan aku sangat bersyukur.






No comments:

Post a Comment

Komen